5 Mobil Listrik yang Siap Masuk Indonesia Tahun Depan, Pilih yang Mana?

Indonesiaseharusnya.com – Jakarta, Era kendaraan listrik berbasis baterai (BEV) di Indonesia memang baru marak lagi. Tapi bukan berarti kita menolaknya. Sebab mau tidak mau pergerakan industri otomotif global mengarah pada kendaraan listrik. Sehingga ini juga akan berpengaruh ke pasar domestik.

Tentu tidak mungkin bukan kalau prinsipalnya sudah umumkan tak lagi memproduksi mobil bermesin bakar, tapi pabrik di Indonesia masih tetap mencetak kendaraan pengkonsumsi bahan bakar fosil. Jadi rasanya peta populasi otomotif di dalam negeri juga cepat atau lambat akan dibanjiri mobil listrik. Apalagi sebenarnya mobil listrik bukan hal baru bagi car enthusiast di Tanah Air. Sebab beberapa mobil tanpa BBM ini sudah pernah dimunculkan ke publik, baik dalam versi konsep hingga yang sudah pernah diuji jalan.

Mobil Listrik di Indonesia Sudah Dimulai Sejak 2010

Sebenarnya mobil listrik bukan barang baru di Indonesia. Karena pertama kali Toyota memamerkan sebuah kendaraan konsep bernama FT-EV II yang murni berpenggerak baterai dan motor listrik. Era mobil listrik bahkan sempat banyak diikuti produsen-produsen lokal.

Mobil listrik Tucuxi

Masih ingat dengan Tucuxi dan Selo yang merupakan mobil kolaborasi sejumlah pengrajin otomotif di Indoensia dan dipopulerkan oleh Dahlan Iskan? Sayangnya mobil-mobil listrik itu kemudian tak terdengar lagi kabarnya.

Geliat mobil listrik yang sempat redup pun akhirnya kembali bergairah di tahun 2017 ketika muncul beberapa unit Tesla melalui Importir Umum (IU). Kemudian dua tahun berikutnya perusahan taksi Nasional juga menggunakan mobil listrik BYD e6 dan Tesla Model X. Disusul selajutnya Hyundai sudah secara resmi berani memasarkan Ioniq serta Kona electric. Bahkan Ioniq juga dijadikan kendaraan Grab.

Mobil listrik juga sudah dipakai jadi taksi di Indonesia

Kini, beberapa Agen Pemegang Merek (APM) pun sudah menyatakan siap menghadirkan mobil listrik. Dan rata-rata mobil listrik di Indonesia ini akan mulai berdatangan tahun depan. Penasaran? Yuk kita ulas apa saja mobil listirk yang siap dipasarkan di Indonsia. Kita urutkan dari yang paling premium dulu ya.

1. BMW i4

Selain mewah, i4 juga tenaganya sekencang M Series

Ini adalah Gran Coupe empat pintu pertama dari BMW yang berpenggerak full electric. i4 juga jadi mobil pertama BMW yang mengadopsi teknologi iDrive Operating System 8. Hadir sebagai mobil full elektrik, i4 dibangun menggunakan platform Cluster Architecture (CLAR).

Baterai yang digunakan berkapasitas 81,5 kWh, namun pada varian tertinggi menggunakan dua motor listrik. Motor listrik di poros roda depan mampu mensuplai tenaga 255 PS, sementara motor listrik di poros roda belakang berkekuatan 308 PS. Sementara itu torsi puncaknya tercatat 794 Nm.

Untuk varian entry level hanya menggunakan satu motor listrik bertenaga 335 PS dan torsi 430 Nm. Yang menarik adalah, klaim BMW kalau baterai lithium ion yang terpasnag di i4 mampu membuat mobil melaju sejauh 164 km hanya dalam pengecasan selama 10 menit. Itu karena BMW juga menggunakan teknologi pengereman regeneratif yang bisa mengisi ulang daya baterai.

2. BMW iX

SUV listrik BMW ini juga siap masuk Indonesia

Selain sedan, BMW juga akan punya mobil listrik lain dari jenis SUV. Yang bakal dibawa adalah iX yang berbekal baterai 70 kWh. Baterai ini kabarnya mampu membuat mobil melaju sejauh 400 km hanya dalam sekali isi daya.

Secara global ada dua varian BMW iX yang disodorkan, yakni iX xDrive 40 dan iX xDrive 50. Untuk iX xDrive 40 punya tenaga 325 PS. Namun untuk tipe iX xDrive 50 tenaga yang diciptakan bisa mencapai 502 PS.

Kemampuan ini akibat adanya dua motor listrik yang terpasang di poros roda depan dan roda belakang, serta digunakan juga baterai berkapasitas 100 kWh. Tak heran kalau klaim BMW jika iX bisa melesat dari posisi diam ke kecepatan 100 km/jam cuma dalam waktu kurang dari 5 detik.

3. MINI Cooper SE

MINI Cooper listrik pertam

Selain i4 dan iX, BMW Gorup Indonesia juga sudah berniat memasarkan MINI Cooper SE tahu depan. Ini adalah mobil listrik MINI pertama yang sudah dipasarkan secara global sejak 2020.

Berbekal baterai lithium-ion dan motor listrik 32,6 kWh MINI Cooper electric itu mampu melaju sejauh 235 km dalam sekali isi daya baterai. Tenaga mobil tanpa suara ini pun bisa didapat 180 PS dengan torsi 270 Nm.

4. Hyundai Ioniq 5

Ioniq 5 kabarnya juga diproduksi di Indonesia

Sukses dengan Ioniq dan Kona electric, Hyundai Indonesia juga akan terus memasarkan kendaraan BEV. Tahun depan yang dipersiapkan adalah Ioniq 5. Ini adalah model produksi dari mobil konsep Hundai 45 yang sudah pernah ditampilkan secara global di 2019.

Menggunakan platform Hyundai Electric Global Modular Platform, Ioniq 5 hadir dengan dua pilihan tipe yaitu 2WD dan AWD. Versi 2WD yang menggunakan motor listrik tunggal di bagian belakang yang menghasilkan 216 PS dan torsi maksimum 350 Nm.

Sementara varian AWD mempunyai motor listrik bertenaga 209 PS dan torsi maksimum 350 Nm di bagian belakang dan satu lagi motor listrik yang mampu menyeburkan 96 PS dan torsi 255 Nm di bagian depan. Sehingga total output kedua motor listrik ini berada di angka 304 PS dan 605 Nm.

Keduanya memakai baterai polimer lithium-ion 72,6 kWh. Berdasarkan klaim Hyundai, untuk satu kali pengisian tipe 2WD memiliki jangkauan 451 km dan AWD sejauh 430 km.

5. Wuling Mini EV

Wuling Mini EV Macaron

Satu lagi nama baru yang akan menjajal segmen kendaraan listrik di Indonesia adalah Wuling. Adapun model yang akan dimasukkan masih belum jelas. Namun seperti yang kita ketahui jika Wuling Mini EV, merupakan model yang sangat laris di Cina. Tentu ada banyak alasan mengapa kami memprediksi Wuling membawa Mini EV ke pasar Tanah Air.

Menurut data Asosiasi Mobil Penumpang Cina (CPCA) tahun 2020, mobil listrik ini berhasil mencatatkan penjualan 119.255 unit hanya dalam waktu 6 bulan sejak diluncurkan. Kondisi itu menjadikan Wuling Mini EV sebagai kendaraan listrik terlaris kedua di Cina setelah Tesla Model 3. Bahkan tahun ini penjualan Mini EV di atas 200.000 unit tiap bulan.

Untuk sumber tenaganya sendiri, mobil ini ada yang menggunakan baterai 9,3 kWh dan ada yang berkapasitas 13,9 kWh. Daya puncaknya setara 27 PS dengan torsi maksimum 85 Nm. Baterainya dapat digunakan untuk perjalaan hingga 170 km. Dan kalau daya baterai habis bisa diisi ulang menggunakan soket listrik 220V di rumah.

(sumber : autofun.co.id/Adil.red)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.